Dyslexia Support Community: Ruang Aman Berbagi Pengalaman

Terhitung sejak tanggal 2 Oktober 2026, DPSG (Dyslexia Parents Support Group) resmi berganti nama menjadi DSC (Dyslexia Support Community). Dyslexia Support Community adalah ruang aman yang bergerak di bawah naungan Asosiasi Disleksia Indonesia (ADI). 

Pada dasarnya, tidak semua perubahan lahir dari keadaan yang mudah. Namun, setiap perubahan dapat menjadi awal dari sesuatu yang lebih besar. Selama perjalanannya, DPSG (Dyslexia Parent Support Group) telah menjadi ruang bagi orang tua untuk bertemu, berbagi pengalaman, belajar, dan saling menguatkan dalam mendampingi anak dengan disleksia.

Bagi banyak keluarga, perjalanan tersebut tidak selalu sederhana. Ada pertanyaan yang belum terjawab, kekhawatiran yang datang silih berganti, proses belajar yang panjang, serta kebutuhan untuk terus memahami bagaimana memberikan dukungan yang tepat bagi anak.

Di tengah perjalanan itu, memiliki ruang untuk bertemu dengan orang lain yang memahami menjadi sesuatu yang berarti. Kini, perjalanan tersebut berlanjut dalam bentuk yang lebih luas. Dari DPSG menjadi DSC. Perubahan ini membawa semangat yang sama, sekaligus membuka ruang bagi lebih banyak orang untuk terlibat.

Jika sebelumnya DPSG berfokus pada orang tua, DSC hadir sebagai komunitas yang lebih terbuka bagi orang tua, pendidik, terapis, tenaga profesional, keluarga, serta siapa pun yang memiliki kepedulian terhadap disleksia. Sebab, mendukung anak dengan disleksia bukanlah tanggung jawab satu pihak.

Anak tumbuh di rumah, belajar di sekolah, berinteraksi dengan lingkungan, dan mungkin mendapatkan dukungan dari berbagai tenaga profesional. Ketika orang-orang di sekitarnya memiliki pemahaman yang lebih baik, dukungan yang diberikan pun dapat menjadi lebih berarti.

Ruang untuk belajar dan berbagi

DSC hadir sebagai ruang untuk belajar, berbagi, dan saling mendukung. Di dalam komunitas, setiap orang dapat membawa pengalaman dan pengetahuannya masing-masing. Orang tua dapat berbagi cerita dan pengalaman, pendidik dapat bertukar perspektif, terapis dan profesional dapat berbagi pengetahuan, dan siapa pun yang ingin memahami disleksia dapat menemukan ruang untuk belajar. Sering kali, pemahaman tumbuh bukan hanya dari apa yang kita baca atau dengar, tetapi juga dari cerita dan pengalaman orang lain.

Terus melangkah

Perubahan dari DPSG menjadi DSC merupakan bagian dari perjalanan yang tidak selalu mudah. Namun, ada hal-hal yang tetap ingin dijaga: semangat untuk saling mendukung, kepedulian terhadap anak dengan disleksia, dan keyakinan bahwa setiap keluarga berhak mendapatkan ruang untuk belajar dan merasa ditemani.

Bertepatan dengan Dyslexia Awareness Month, DSC hadir sebagai sebuah langkah untuk terus memperluas pemahaman tentang disleksia dan membangun dukungan yang lebih luas di sekitarnya. Sebab semakin banyak kita memahami, semakin banyak pula hal yang bisa kita lakukan dengan lebih baik. Pada akhirnya, yang ingin kita bangun bukan sekadar sebuah komunitas.

Melainkan sebuah ruang di mana lebih banyak anak dapat dipahami, lebih banyak orang tua merasa ditemani, dan tidak ada keluarga yang merasa harus berjalan sendirian.

Selamat datang di Dyslexia Support Community. Mari belajar, berbagi, dan tumbuh bersama.

Jika Anda tertarik bergabung dengan DSC, silakan klik di sini!

 

Bagikan postingan ini
WhatsApp
Facebook
Telegram
Email

Artikel lainnya

Scroll to Top